← Kembali ke Semua Berita INKOM NEWS

KAMPUS BUKAN PANGGUNG POLITIK, MAHASISWA UNJANI TUNTUT KLARIFIKASI DAN MAAF ATAS PELECEHAN ALMAMATER

Suara Kita

Suara Kita

Pada 23 December 2025

KAMPUS BUKAN PANGGUNG POLITIK, MAHASISWA UNJANI TUNTUT KLARIFIKASI DAN MAAF ATAS PELECEHAN ALMAMATER


SUARA KITA - Keluarga Mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) menggelar aksi protes di depan Gedung Auditorium Unjani pada Minggu (21/12/2025) sore, pada pelaksanaan pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Cimahi yang digelar di lingkungan kampus. Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan dari mahasiswa terhadap penggunaan kampus sebagai arena kegiatan yang dipandang bermuatan politik praktis dan menyinggung marwah almamater kampus.

Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani (KM UNJANI), termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), menyatakan bahwa kegiatan pelantikan organisasi yang memiliki hubungannya dengan politik praktis ini bertentangan dengan aturan internal di universitas yang membatasi aktivitas politik di lingkungan akademik.

Presiden Mahasiswa BEM KM UNJANI, Muhamad Hafizd Rajib Alfikri mengatakan bahwa upaya bertemu dan berdiskusi dengan Ketua DPD KNPI Kota Cimahi, Sultan Mojahed Abdul Jabar telah ditempuh sebelum aksi digelar. Ia bersama Wakil Presiden BEM mencoba menyampaikan keberatan dan menjelaskan batasan aktivitas kampus kepada Ketua DPD KNPI Kota Cimahi, namun pertemuan tidak mencapai titik temu.

Ketegangan meningkat setelah Ketua DPD KNPI Kota Cimahi, Sultan Mojahed Abdul Jabar, disebut – sebut telah mengeluarkan pernyataan yang mendeskripsikan UNJANI sebagai “Universitas jarang ada penghuni”. Mahasiswa menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk perendahan institusi pendidikan yang mencederai nama baik dan marwah almamater kampus.

Dalam tuntutannya, KM UNJANI meminta agar KNPI Kota Cimahi menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka serta menyatakan komitmen yang tertulis untuk menghormati dan mematuhi aturan yang ada di kampus. Aksi tersebut berlangsung ketika pelantikan masih berlangsung di lokasi kegiatan.

Gambar akhir artikel

Punya Aspirasi atau Rekomendasi Berita?

Bantu kami mengembangkan komunitas INKOM UNJANI dengan mengirimkan saran, ide konten, atau berita terbaru.

Kirim Aspirasi / Rekomendasi